KPK Kantongi Data Transaksional Jabatan Rektor 11 PTKIN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kantongi data serta bukti pendapat transaksional jual beli jabatan rektor 11 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang ada dibawah Kementerian Agama (Kemenag).

Hal itu dikatakan bekas ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh Mahfud MD setelah berdiskusi dengan pimpinan KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Baca juga : Jurusan di UAD

Moh Mahfud MD memaparkan, sebetulnya kehadirannya kesempatan ini untuk berdiskusi pimpinan KPK. Dalam diskusi, dibicarakan mengenai pemberantasan korupsi termasuk juga untuk menumbuhkan nasionalisme generasi millennial.

Lebih dari itu, Mahfud kembali mulai bicara ihwal pendapat transaksi jual beli jabatan rektor beberapa PTKIN yaitu Kampus Islam Negeri (UIN) di Indonesia, yang ada dibawah Kemenag. Mahfud bercerita, sebetulnya telah terdapat beberapa data serta bukti yang dipunyai KPK. Pasalnya KPK awal mulanya sudah terima beberapa laporan dari penduduk.

“Mereka KPK semakin banyak miliki bukti. Jika saya miliki tujuh bukti, di sini (KPK) ada 11 atau berapakah begitu, mereka miliki bukti sendiri sebab penduduk telah lapor terlebih dulu. KPK ini nyatanya banyak miliki info dibanding saya, cuma cocok-cocokan saja semua kan demikian,” tegas Mahfud di lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Ia menggariskan, KPK pasti menindaklanjuti bukti serta laporan penduduk itu. Cara barusan dikerjakan KPK bukan sebab kehadiran Mahfud. “Itu pekerjaan KPK, bukan sebab saya hadir, “jelasnya.

Mahfud memaparkan, rumor ataupun info mengenai pendapat transaksi pengisian beberapa jabatan termasuk juga jabatan rektor beberapa PTKIN memang tentu tetap dibantah oleh institusi atau orang yang namanya terbawa.

“Itu biasa tidak apa-apa. Serta, kita juga tidak menyebutkan nama orang, tidak sempat menyebutkan institusinya. Oleh karenanya ya kita berikan ke KPK supaya tidak berlangsung pro-kontra. Telah, saya katakan, gini saja, data-data awal ini saja,” katanya.

Baca juga : Jurusan di UII

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, pada Senin (25/3) ini bekas Ketua MK Moh Mahfud MD mendatangi Gedung Merah Putih KPK serta berdiskusi dengan Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif. Tetapi Febri tidak tahu apa yang didiskusikan.

Menurutnya, kalau telah ada beberapa laporan dari penduduk mengenai pendapat transaksional jual beli jabatan rektor beberapa PTKIN yang di terima Direktorat Pengaduan Penduduk (Dumas), jadi data itu tidak dapat dibuka dahulu ke publik.

“Laporan penduduk yang dikatakan ke (Direktorat) Dumas itu data tertutup. Jika Pak Mahfud MD barusan hadir berjumpa Pak Laode M Syarif,” tutur Febri.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s